Tugas 4 : Kriptografi Klasik Bagian 2
Kriptografi Klasik
(Bagian 2)
Beberapa Cipher Klasik
1. Caesar Cipher
2. Vigenere Cipher
3. Playfair Cipher
4. Affine Cipher
5. Hill Cipher
6. Enigma Cipher
Vigènere Cipher
• Termasuk ke dalam cipher abjad-majemuk (polyalpabetic substitution
cipher ).
• Dipublikasikan oleh diplomat (sekaligus seorang kriptologis) Perancis,
Blaise de Vigènere) pada abad 16 (tahun 1586).
• Tetapi sebenarnya Giovan Batista Belaso telah menggambarkannya
pertama kali pada tahun 1553 seperti ditulis di dalam bukunya La Cifra
del Sig. Giovan Batista Belaso
• Algoritma tersebut baru dikenal luas 200 tahun kemudian yang oleh
penemunya cipher tersebut kemudian dinamakan Vigènere Cipher
• Cipher ini berhasil dipecahkan oleh Babbage dan Kasiski pada
pertengahan Abad 19 (akan dijelaskan pada bahan kuliah selanjutnya).
• Vigènere Cipher digunakan oleh Tentara Konfiderasi (Confederate Army)
pada Perang Sipil Amerika (American Civil war).
• Perang Sipil terjadi setelah Vigènere Cipher berhasil dipecahkan.
• Vigènere Cipher menggunakan matriks Vigènere (Vigenere square) untuk
melakukan enkripsi.
Plainteks:
Semburan lumpur panas di desa Porong, Sidoarjo, Jawa Timur belum
juga berakhir. Sudah beberapa desa tenggelam. Entah sudah berapa
rumah, bangunan, pabrik, dan sawah yang tenggelam.
Sampai kapan semburan lumpur berhenti, tiada yang tahu. Teknologi
manusia tidak berhasil menutupi lubang semburan. Jika semburan
lumpur tidak berhenti juga, mungkin Jawa Timur akan tenggelam
• Kunci: langitbiru
• Cipherteks:
YMFCCIUY LHSXNS XRHLS QO LXTI GICOAM, ABEWRLUO, WGET UQDOC BRRCF
KCXU MEEGSAJZ. JOOAU HMUFZRJL DRYI MFVXAPLNS. MGUIY MFDNN JXSIGU
CUZGP, UBVXOYAA, VIUSQB, XLN FGETI GRHR TRTOZFTRG.
DAZVIB LIGUY SRSJNSIE FFMCAZ UFZYYYTV, ZQTEI PUYG GGPN. UMBHZLBMQ
FBVLMTA GOLTL JVLSAFOT FFVLNFPV RCUBVX MPMOAZTO. RZEL SRSJNSIE
FFMCAZ MJLRE MEENMGUQ AORA, ZAVZLQE DLWN ZQFVZ RELN KVZHMCUX
Varian Vigenere Cipher
1. Full Vigènere cipher
• Setiap baris di dalam tabel tidak menyatakan pergeseran huruf,
tetapi merupakan permutasi huruf-huruf alfabet.
• Misalnya pada baris a susunan huruf-huruf alfabet adalah acak
seperti di bawah ini:
a T B G U K F C R W J E L P N Z M Q H S A D V I X Y O
2. Auto-Key Vigènere cipher
• Jika panjang kunci lebih kecil dari panjang plainteks, maka kunci
disambung dengan plainteks tersebut.
• Misalnya,
Pesan: negara penghasil minyak
Kunci: INDO
maka kunci tersebut disambung dengan plainteks semula sehingga
panjang kunci menjadi sama dengan panjang plainteks:
• Plainteks : negarapenghasilminyak
• Kunci : INDONEGARAPENGHASILMI
3. Running-Key Vigènere cipher
• Kunci adalah string yang sangat panjang yang diambil dari teks
bermakna (misalnya naskah proklamasi, naskah Pembukaan UUD
1945, terjemahan ayat di dalam kitab suci, dan lain-lain).
• Misalnya,
Pesan: negarapenghasilminyak
Kunci: KEMANUSIAANYANGADILDA (NBERADAB)
• Selanjutnya enkripsi dan dekripsi dilakukan seperti biasa.
Komentar
Posting Komentar